Sabtu, 21 Februari 2015


Pengalaman mengerikan ini dialami oleh saudara saya yang bernama Iwan, kejadiannya pada tahun 2009. Untuk Mengawali cerita ini saya sebagai penulis akan menyebutkan "Aku" sebagaimana cerita ini lebih kereaktif dan lebih hidup. Berikut Ulasan lengkap dibawah ini.

Pada tahun 2009, aku memang sedang ganggur dan kerjaan sehari-harinya aku hanya diwarnet, karena aku memang sangat menyukai game dari Facebook, apalagi bisa mengarap keuntungan kalau menang.

Ya, memang pada saat itu texas holdem poker bisa dibilang sangat disukai oleh anak-anak remaja dan bahkan sampai orang yang berumur setengah baya, apalagi bisa mengarap keuntungan besar kalau menang besar.

Kejadian mistik yang aku alami ini memang cukup seram dan kalau tidak salah waktu itu sekitar jam 02:00 pagi, bagaimana tidak? sampai-sampai semua orang melihat pocong itu jatuh dari lantai tiga, waktu itu kami kira ada orang membuang sampah lewat lantai atas dan terbentur seng dengan suara yang cukup keras (Memang depan dibuatkan tempat pakiran honda).

Karena benturan suara yang sangat keras itulah membuat semua orang terkejut, karena penasaran, aku langsung melihat apa sih yang jatuh itu? pertama-tama aku melihat hanya sebuah bungkusan kantong putih.

Tapi lama-kelamaan bungkusan itu makin besar dan seperti bergerak, karena PC yang aku mainkan itu dekat dengan pintu keluar, jadi aku bisa melihat dengan jelas. Saat itulah bulu kuduk aku berdiri dan jelas-jelas dari bentuk sosok itu adalah pocong.

Dengan pikiran yang tak karuan aku langsung berteriak "pocong.. pocong.." saat itu juga aku mengambil langkah seribu untuk mendekati teman-teman yang ada di warnet itu. Tentu dengan kejadian ini, seluruh orang yang berada di warnet pasti dengan panik, mau kabur juga tidak mungkin karena pocong itu tegak di depan warnet.

Kami saat itu hanya bisa berdoa minta perlindungan, sekilas kemudian pocong itu melompat-lompat meninggalkan warnet dan hilang. Dengan kejadian ini aku sudah trauma kalau mau main di warnet di malam hari.

Setelah kejadian penampakan ini, warnet itu mulai sepi, karena tempat tinggal kami kalau ada hal-hal yang aneh pasti secara cepat menyebar. Setelah dua bulan berlalu warnet itupun resmi gulung tikar.

Jenglot adalah figur berbentuk manusia yang berukuran kecil (sekitar 10-17 cm), berkulit gelap dengan tekstur kasar (seperti mumi), berwajah seperti tengkorak dan bertaring mencuat, serta memiliki rambut dan kuku yang panjang.

Jenglot ditemukan di beberapa wilayah di nusantara, misalnya Jawa, Kalimantan, dan Bali. Jenglot dipercaya memiliki kekuatan mistis dan memakan darah manusia. Masyarakat Indonesia meyakini jenglot sebagai makhluk yang memiliki kekuatan mistik dan dapat mengundang bencana.

Secara sosio realistis jenglot merupakan binatang yang sangat lambat dalam bergerak hingga tak mungkin dapat bertahan hidup lama, jenglot hidup di hutan belantara penuh dengan pohon raksasa tempat persembunyiannya.

jenglot hanya mampu keluar dimalam hari karena tak ada binatang buas dan manusia yang akan mengganggunya dan menyebabkan kepunahan. Dan dalam mitos jenglot dianggap memiliki kesaktian/kekuatan mistis seumpama dewa wisnu dengan sakti garuda dan siwa dengan sakti lembu (sakti=wahana/kendaraan/wadah/istri) Secara medis,

jenglot didefinisikan sebagai bukan makhluk hidup setelah diteliti oleh tim forensik Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
Melalui foto sinar Rontgen, tidak ditemukan unsur tulang (sebagai penyangga organ mahluk hidup) namun hal yang mengejutkan justru diperoleh dari penelitian DNA lapisan kulit jenglot yang mengelupas.

Setelah diperiksa oleh Dokter Djaja Surya Atmaja dari Universitas Indonesia, ternyata lapisan kulit itu memiliki DNA mirip primata sejenis manusia.

Akan tetapi, penyelidikan asal usul jenglot secara medis hanya dihentikan sampai di sana karena pemilik jenglot tidak mengizinkan jenglot dibedah, agar tidak ada hal buruk yang terjadi.

Malam itu ijuga aku dan istriku pulang kerumah mertua, sesampainya disana aku minta agar istriku memasak air untukku mandi dengan air hangat, kulihat juga anakku sudah tertidur dengan manisnya, setelah semua itu kulakukan aku beranjak tidur.

Esok paginya tubuhku terasa mengigil, istriku mengukur suhu tubuhku dengan termometer, suhu di termometer menunjukan angka 38.9 C, damn aku benar-benar sakit. 3 hari lamanya aku terbaring di tempat tidur, suhu badanku tak kunjung turun, semisal turun pun itu hanya sementara 3 - 5 jam bakal naik lagi suhunya, dihari ketiga itu juga orangtuaku yang didepok menelpon kerumah mertuaku dan menanyakan apakah aku ada disana bersama istri karena mereka menelepon ke HP ku tidak aktif.
Istriku yang mengangkat telpon langsung menceritakan semua keadaan dan kejadian, sepertinya pembicaraan mereka panjang lebar mungkin sekitar 1 jam, aku tak bisa mendengar isi pembicaraan mereka tapi yang jelas pesan dari istriku orang tuaku akan datang hari ini bersama pak Badin.

Singkat cerita orangtuaku sudah datang bersama pak Badin, sementara orang tuaku berbasa-basi dengan mertuaku pak Badin langsung menuju ke arahku yang sedang berbaring didalam kamar yang diarahkan oleh istriku. Salam diucapkan pak Badin, beliau juga menanyakan kedaanku, aku jawab ya beginilah keadaanya. Kemudian pak Badin menyuruhku membalikan badan ke posisi terlungkup, tanpa banyak pertanyaan permintaanya pun kulakukan.

Seketika itu pak Badin langsung memegang bagian belakang kepalaku, entah yang kurasakan apakah ini nyata atau tidak, aku merasakan campuran hawa panas dan hawa dingin disekujur tubuhku, seperti menolak sesuatu tubuhku ini berontak dengan sendirinya tak dapat kukontrol, erangan suaraku membuat panik seisi rumah, dengan dibantu ayahku pak Badin minta agar ayahku menekan badanku agar tak banyak bergerak.
Aarrrggggh......woghhhhh... arkhhhhh, tubuhku terasa seperti dibakar dalam ribuan batu bara, paaaanaaassssss argghhhhhhhh.......... teriaku (sebelumnya aku beri tahu kejadian yang aku alami diceritakan kembali oleh istriku dan orangtuaku, karena setelah pak Badin memegang bagian belakang kepalaku aku kadang tersadar kandang tidak sadar), dan ini yang terakhir saat seperti leherku ada yang mencekik aku seperti dikerumuni oleh banyak orang yang membawa pedang kapak dan senjata-senjata ala prajurit kerajaan, aku tak mengenal mereka, mereka terlihat asing dan mereka telah bersiap dengan senjata mereka masing dengan kilauan cahaya yang luar amat biasa.
Dan seketika itu juga aku seperti tersambar sesuatu dan aku sangat merasakan sakit yang sangat luar biasa di bagian kepala......crassshhhhh, aku tak ingat apa-apa lagi selama kurang lebih 1 jam aku pingsan tak sadarkan diri, hingga aku terbangun kulihat orangtuaku mertuaku dan istriku sedang berbincang-bincang diruang tamu, kali ini aku dapat menangkap pembicaraan mereka, terdengar beberapa kali suara pak Badin sedang menjelaskan sesuatu yang berhubungan dengan jin/mahluk halus sering kita salah artikan dengan setan.

Aku terbangun dan berjalan menuju ruang tengah, mereka seolah-olah kaget cemas namun senang, puji syukur mereka ucapkan, dan seketika itu juga aku berada ditengah-tengah mereka kembali menceritakan akar permasalahan semua masalah dan kejadian ini. Dari semua permasalahan yang aku utarakan mereka nampaknya sudah mengerti akar permasalahan semua ini, kemudian pak Badin mengatakan akan kerumah kontrakanku malam ini namun ia meminta aku untuk dirumah saja nanti biar ayahku yang akan mengantarnya. Aku menolak keputusan pak Badin karena aku masih penasaran dengan mahluk-mahluk apa yang ada didalam rumah angker itu, dengan sangat memaksa aku minta agar ikut dalam ekspedisi alam gaib dirumah kontrakan yang ditunggui oleh mahluk astral.

"Bae lah, kalo mas mau ikut, tapi dengan catatan jangan kaget nantinya" ucap pak Badin yang seakan seolah-olah menakutiku. Selang 1.5 jam kami sudah sampai di tujuan, aku ayah dan pak Badin terjun langsung dalam ekspedisi ini. Gelap kotor dan angker itulah gambaran rumah yang kutinggal selama tiga hari ini, kubuka gebang pintu yang terkunci dengan gembok, baru sampai disitu kami langsung diketawai oleh suara yang mengerikan yang terdengar seperti ini " hihihi...hihih....hihhii...hihihiihi..iiiiiiiii" yang sepertinya berasal dari dalam rumah, sontak bulu kuduku merinding dan denyut jantungku berdetak kencang, kulihat ayahku juga mengalami keadaan yang sama, hanya pak Badin saja yang biasa saja. " Hei tampakan saja wujudmu jangan hanya suaramu " ucap pak Badin, tak lama rinkikan suara kuntilanak itu terdengar lagi "ikikiikikikii....hihihii....hihihii..iiiiii".

Pak Badin menenangkan aku dan ayahku, dia berkata tenang saja pak cuma suara aja kok mereka ngak berani nampakin diri. Glek what the,......? suara saja aku sudah merinding apalagi wujudnya yang bener aj nih, ucapku dalam hati yang tak mungkin kuucapkan ke pak Badin. Kemudian pak Badin seakan berkomunikasi dengan sesuatu, kepalanya ditengadahkan keatas pohon jambu, sesekali dia menganguk-angukan kepalanya seolah-olah memahami sesuatu, lalu kemudian seperti orang meminta ijin dia mengucapkan "punten, saya kedalam dulu terimakasih", aku dan ayah cuma bisa terbengong dan diam, kami tak banyak bicara dan menanyakan apa yang pak Badin barusan lakukan.

Kami kemudian bertiga menuju kearah pintu masuk, aku baru sadar pintu ini tidak kukunci karena dapat terbuka dengan mudah, Cklek suara pintu terbuka, kulihat hanya lampu ruang tengah yang menyala 3 hari 3 malam dan sudah mulai redup, cahaya tidak begitu terang dan hanya remang-remang, pak Badin menyuruhku untuk mendekatinya beserta ayahku, dia seperti orang yang sedang melakukan pagar badan terhadap aku dan ayah, walau aku tak merasakan apa-apa namun pak Badin berpesan nanti jika memang mendengar atau melihat sesuatu usahakan jangan kosong pikiran atau takut kalau perlu tantangi dia, waduh.... ayahku hanya mengangguk saja sedangkan aku garuk-garuk kepala , pak Badin kemudian memintaku agar tetap diam berdiri disitu, lalu dia berjalan menuju kearah dapur dan kamar, seperti seseorang yang menembus kegelapan pak Badin seakan tak terlihat oleh mata ketika dia mulai meninggalkan kami berdua ditempat.

Seperginya pak Badin dari hadapan kami ternyata ucapanya bukan omong kosong, terdengar suara nafas yang sangat berat dari arah belakangku, begitu jelas sampai ayahku juga merasakannya, aku mulai gematar ketakutan sedangkan ayah sepertinya biasa saja walau kutahu dia juga iseng, namun seketika itu juga terdengar suara dari arah kamar sepertinya suara pak Badin dan dia mengatakan "jangan takut mas, dzikir aja, nanti dia malah menjadi", sambil kutengokan kepalaku mencari arah suara itu aku mengikuti perintahnya dan akupun berdzikir dalam hati.
Tak lama kemudian pak Badin datang kemudian dia memintaku dan ayahku agar mengikutinya, kami diajak kedalam ruang kamar, ruang kamar ini benar-benar gelap, suhunya dingin seperti di dalam kulkas, pak Badin lalu maju dan menuju kearah pojok kamar, kemudian dia seperti mengadakan interaksi dengan mahluk halus, sungguh keadaan ini adalah keadaan yang benar-benar mencekam, menyesal aku tidak membawa video kamera.

Lanjut cerita pak Badin memang seperti sedang mengadakan interaksi dengan mahluk astral, komunikasi dua alam itu tak seperti komunikasi antara manusia, pak Badin hanya diam dengan posisi tangan menelungkupkan didadanya, selama komunikasi itu seperti ada gangguan-gangguan yang menyerang, aku merasakan berat yang amat sangat dibagian punduk belakang, diikuti rasa mual seakan-akan ingin muntah, anehnya jika kulihat ayahku dia sepertinya biasa saja aneh kenapa aku seperti ini.

Rumah gurita merupakan sebuah rumah di Bandung yang atapnya ada sebuah patung gurita raksasa. Mungkin rumah gurita terlihat unik karena patung gurita raksasa itu. Namun ternyata, dibalik keunikan itu ada misteri yang harus dipecahkan.
Nah, kemisteriusan rumah gurita ini menarik perhatian para produsen film. Hingga akhirnya misteri rumah angker itu diangkat dalam sebuah film yang berjudul “Rumah Gurita”.
Banyak rumor yang berkembang di masyarakat bahwa rumah gurita tersebut merupakan rumah angker. Siapa saja yang masuk ke dalamnya, tidak akan pernah bisa keluar lagi. Bahkan ada rumor yang mengatakan bahwa rumah tersebut merupakan tempat berkumpulnya anggota sekte seks bebas. Apakah benar seperti itu?
Nyatanya, suatu waktu masyarakat dan polisi melakukan investigasi ke dalam rumah tersebut dan tidak ada yang mencurigakan. Tidak ada yang janggal. Memang di dekat kolam renang terdapat patung Bunda Maria. Namun ini wajar, karena memang sang pemiliki rumah adalah non muslim.
Dan kalau dibilang, rumah gurita adalah tempat perkumpulan anggota sekte seks bebas, entahlah. Karena sampai detik ini belum ada bukti yang kuat. Rumah itu tak pernah terlihat ramai, justru selalu hening. Maklum rumah itu tak ditempati oleh sang pemiliknya setiap hari, hanya sesekali saja.
Bukan rahasia lagi, film horror menjadi salah satu genre yang disukai masyarakat Indonesia. Buktinya, sudah banyak film horror Indonesia yang menuai kesuksesan. Dan kali ini, ada lagi film horror terbatu yang berjudul “ Rumah Gurita”.
Film Rumah Gurita ini disutradarai oleh Jose Poernomo. Iya, Jose Poernomo tertarik untuk menggarap film yang mengangkat urban legend tentang rumah misterius di Bandung. Berkat tangan dingin Jose Poernomo, keangkeran rumah tersebut bisa diangkat ke layar lebar.
Dan untuk mengangkat kisah misteri ini, Jose Poernomo menggandeng aktris berbakat, yaitu Shandy Aulia. Sebelumnya,  Shandy Aulia juga pernah bekerja sama dengan Jose Poernomo dalam film Rumah Kentang. Hal inilah yang membuat Jose Poernomo yakin, Shandy Aulia bisa berperan dengan baik di film Rumah Gurita.
Selain Shandy Aulia (Selina), ada juga pemain lainnya, seperti Boy William (Rio), Kemal Palevi (Kakak Selina, Maria Sabta (Istri Kakak Selina), dan lain-lain. Rencananya film bergenre horror ini akan rilis pada 30 Oktober 2014, tepat hari Halloween.
Lantas, bagaimana jalan cerita Rumah Gurita? Penasaran? Daripada penasaran, berikut sinopsis Runah Gurita, rumah angker di Bandung.



Rumah Kentang sepertinya masih banyak menyimpan misteri. Terlihat bersih di siang hari, tapi pada saat malam menjelang suasananya berubah. Kadang muncul aroma kentang rebus atau terdengar suara tangis anak kecil. 


Fenomena misteri rumah kentang Dharmawangsa memang sudah terdengar sejak lama. Menurut sejarahnya dulu kalau di rumah yang berlokasi di jalan Dharmawangsa, Jakarta Selatan ini, pernah terjadi peristiwa anak kecil yang terjatuh ke dalam kuali yang sedang digunakan untuk merebus kentang hingga tewas. 


Tapi ada pula yang mengatakan dirumah itu terdapat anak kecil yang sangat nakal, saking nakalnya seorang pembantu dirumah itu tak tahan melihatnya, ketika si pembantu rumah tersebut sedang memasak kentang di kuali yang besar, Ia lalu menjatuhkan anak itu ke dalam kuali dan memutilasinya untuk dihidangkan dalam acara pesta dirumah itu, sentak lalu orangtuanya memakan daging anaknya sendiri. Sejak saat itulah rumah tersebut terkadang beraroma kentang sekaligus terdengar suara hantu anak kecil.


Kalau kamu lagi ‘mujur’ dan lewat di depan rumah kentang ini, kamu bisa mencium aroma kentang rebus dan mendengar suara anak kecil menangis. Seperti yang dikatakan oleh Agip (24) yang sudah menjaga kios rokok di depan rumah ini sejak tahun 1997. Agip mengaku sering mencium aroma kentang rebus, terutama menjelang malam, meskipun rumah kosong ini sempat ramai karena disewa oleh ekspatriat.


Seperti dalam pengakuan Chairul Rizki dari Ciputat yang cerita kalau awalnya dia kurang percaya dengan adanya hantu rumah kentang ini. Pada Rabu 29 Maret 2005 tepatnya pukul 21:00 WIB, sepulangnya dari makan dia kembali ke rumah dosen untuk mengambil motor. Ketika menuju arah pulang melewati rumah kosong atau rumah kentang yang sempat diceritakan dosennya. 


Saat penasaran dan berhenti di dekat rumah tersebut untuk memakai helm, dia sempat mencium bau kentang rebus yang amat menusuk di hidung. Bulu kuduknya yang merinding membuatnya langsung ngebut. Setelah tiba di rumah dia langsung mandi, selesai mandi dia baru sadar ternyata ada penunggu wanita rumah kentang tersebut yang mengikutinya sapai rumah.


Hal itu diketahui saat sosok wanita itu muncul ketika sedang menyisir sambil bercermin. Dia berdiri di belakang sambil menangis dan meminta tolong. Untungnya aja Rizki gak panik dan langsung menuju kamar adiknya untuk sholat. 


Lain lagi cerita Ki Kusumo yang juga ikutan main di film Rumah Kentang juga bilang kalau lokasi asli yang digunakan untuk Rumah Kentang sangat angker. Mahluk gaib penghuni rumah tersebut mengatakan merasa terganggu dengan kegiatan syuting. 


"Tempat ini mistik banget meskipun terlihat biasa aja. Di sini ada aura kesakitan dan amarah yang sangat besar, saya juga nggak ngerti kenapa mesti syuting di tempat aslinya. Di rumah ini roh anak kecil dan beberapa mahluk lainnya, tapi yang paling ingin menunjukkan diri ya si hantu anak kecil itu. Dia nggak suka diganggu dan suruh kita cepat pergi dari sini, kalau tidak dia akan buat kita celaka," kata Ki Kusumo

disalah satu hotel di Bali....tahukah kalian disalah satu hotel disana terdapat 1 kamar yang tidak boleh disewa oleh para tamu-tamunya dan dikamar tersebut adalah kamar yang khusus diperuntukan bagi mahluk halus untuk tinggal.
waktu itu gua ma temen-temen menikmati hari libur kami di Pulau Dewata dan malam itu setelah semuanya puas bermain dan saat yang tiba untuk kami sekejab melepas lelah diatas kasur yang empuk disalah satu hotel bintang 3 yang terdapat di salah satu jalan di Bali yang menjual aksesoris-aksesoris unik khas pulau dewata.
dan tiba-tiba setelah semua teman-teman lelap tertidur tiba-tiba gua terbangun dari tidur dan hendak pergi toilet untuk membuang ari kecil...
eh.....setelah terbangun ternyata perut pun ikut terasa lapar dan saat itu juga gua hendak kebawah dengan menggunakan lift dan membeli makanan dipinggiran pantai...dan dan sesampainya didalam lift sambil mencari tombol yang bertulisan angka 1 tba-tiba lift nya bergereak sendiri dan berhenti di lantai 4....
disitu bulu kuduk saya pun langsung merinding dilantai tersebut seperti terdapat aura yang berbeda dan tercium bau kembang yang sangat wangi bercampur kemenyan, walaupun waktu itu perasaan gua agak takut, tetapi gua lawan rasa takut itu untuk mengobati rasa penasaran yang bergejolak didalam diri gua, selepas itu gua pun kelaur dari dalam lift yang sempit tersebut dan gua mulai mencari dari manakah asal bau tersebut, semakin berjalan jauh bulu kuduk dan bulu ketiak semakin merinding dan naik, tanpa sengaja saya yang berjalan dilorong2 hotel tersebut dikagetkan oleh kamar no 4 yang tiba2 terbuka sendiri dan langsung aroma bunga melati tersebut dan bunga ditepi jalan sangat menusuk kehidung sampai-sampai gua sesak dibuatnya....
setelah itu gua masuk keruangan tersebut dan terlihatlah sesosok wanita yang sangat cantik bak dewi rembulan tetapi saat itu dia sedang menangis terishak2...sebenarnya dua hendak bertanya kepada dia dan sedikit menghiburnya tetapi setelah gua mendekati dia malah loncat dari balkon kamarnya sehentak gua kaget dan melihat kebawah ternyata mayat wanita anggun tersebut telah berlumuran darah kemudian dengan cepat sayang menggunakan tangga untuk turun kebawah dan mencari mayat tersebut tetapi mayat tersebut hilang. waktu itu gua bener-bener kaget dan gua juga sempat menanyakan kepada petugas yang berjaga malam tersebut dan dia menceritakan memang dulu sekitar 8 tahun lalu pernah terjadi kasus bunuh diri dan TKP nay adlah di kamar dilantai 4 dan bernomor 4.

Film "Annabelle" memang disiapkan untuk menyabet predikat film paling menyeramkan tahun ini. Sejak kemunculan sekilas boneka hantu Annabelle di film "The Conjuring" tahun lalu, rumah produksi Warner Bros sudah mengetahui betapa kehadiran Annabelle mampu merebut perhatian jutaan pasang mata penonton.

Itu kisah dalam film yang tentu hanya rekaan semata. Tapi, tahukah Anda bahwa boneka vintage porselen bergaun pengantin putih itu benar-benar ada?

Kepada Latin Post yang dilansir Guardianlv, Selasa (7/10/2014), sutradara film "Annabelle" membocorkan hasil wawancaranya dengan keluarga Ed Warren, pemilik asli boneka Annabelle.

Boneka bernama asli Raggedy Ann itu kini disimpan di sebuah lemari kaca di museum yang didirikan Ed dan Lorraine Warren pada 1952, bernama Warren Occult Museum di Monroe, Connecticut. Keluarga Warren percaya, hingga kini boneka tersebut dihuni iblis.

Kisah nyata boneka Raggedy Ann setali tiga uang dengan Annabelle. Sama-sama bikin bulu kudung berdiri.

Boneka Raggedy Ann kali pertama ditemukan pada era 70an ketika seorang ibu membelinya di sebuah pasar loak. Ia memberikan boneka tersebut untuk putrinya, Donna. Donna tinggal di apartemen dengan seorang teman, Angie
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com